Ambarsari Atika Nur and , Dr. Ema Setiawati, M.M., CA (2019) Analisis Pengaruh Kemampuan Pengguna Sistem Informasi, Dukungan Manajemen Puncak, Pelatihan Pendidikan Pemakai Dan Formalisasi Pengembangan Sistem Informasi Terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Studi empiris pada Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta dan Rumah Sakit KasihNEW YORK, Dec. 1, 2021 /PRNewswire/ - Maya Miranda Ambarsari, as the President Commissioner of Cakra Internasional, who is also a sociopreneur and successful entrepreneur in several business fields such as e-commerce, shipping, and mining, has expanded business into IT industry. Herewith InterconnectDATA was founded, as a business information and authentic data platform for Asia and global market under the corporation. On this December, the application will be launched as a platform that provides detailed various business information and data authentic which every companies, investors, startups, and professionals can use for their business. She believes that the platform will be able to compete in the global market, and through this platform, every user on a global scale can obtain accurate and relevant data and information for their business needs and interests. InterconnectDATA has been integrated with several trusted international partners such as Indonesia Stock Exchange IDX, S&P Global as an American-based company experts in providing Artificial Intelligence in real-world applications, and Statista as a Germany-based data provider company that specializes in market and consumer data, statistics data and statistics portals in the world. The types of data provided include data for investment analysis needs, portfolio valuation, risk management and quantitative analysis. Added with various data from industry experts, analysis and market insights, which include insights about companies, target markets, data, research, credit ratings, benchmarks, solutions that governments, companies and individuals can rely on to make business decisions with confidence. In addition, it also presents several ideal features that help companies, investors, startups, and professionals to analyze and determine business opportunities, identify and capture opportunities in various industries, generate business growth for startups, as well as turn on the transparency of the fast-moving global market full of dynamics. Every user of this smart business information platform will be able to make the best decisions according to their preferences, because this platform provides authentic data and information that includes relevant recommendations, insights, business trends and market insights. "It's a new digital business information breakthrough that is believed to be able to compete with the global market, especially those engaged in the information and data analytics business. The digital age has completely transformed the way that most business conduct operations, to keep company ahead of the competition, now it's the time to explore the importance of data in global market," said Rany Fardiany CEO of PT Teknologi Cakra Internasional and co-founder of InterconnectDATA. Through InterconnectDATA, each user's market segment will be able to find out more authentic information, relevant market insights, and the latest business trends, thereby encouraging users to achieve goals according to their interests. Photos Press release distributed by PRLog SOURCE Teknologi Cakra Internasional Yayasanyang telah berdiri sejak 2012 ini merupakan milik sociopreneur dan pengusaha Maya Miranda Ambarsari. Delacour juga baru saja menobatkan Maya sebagai Brand Muse jam tangan mewah tersebut.. Menurut Hendra, dipilihnya Maya sebagai Brand Muse karena mereka melihat wanita berusia 46 tahun tersebut sebagai sosok pengusaha yang sukses menjalankan bisnis di bidang usaha maskulin tetapi
Pecah Kongsi Pemain Limbah Sabtu, 4 Juli 2020 Bisnis Maya Miranda dan Donny Wijaya sempat berjalan mulus. Tersendat karena gagal bayar. Maya Miranda Ambarsari meresmikan dan melakukan prosesi ground breaking Tawu Inti Bati, Agustus 2019./ tempo 168682267227_ BANGUNAN tiga lantai di rumah perkantoran Grand Galaxy City, Bekasi, Jawa Barat, itu terpacak plang perusahaan ekspedisi dan toko Ina. Tak ada tanda-tanda gedung tersebut merupakan kantor perusahaan. Padahal, dalam akta perusahaan PT Sumber Baru Indah dengan pembaruan terakhir pada Mei 2019, PT Sumber Baru Indah mencantumkan alamatnya di bangunan tersebut. “Tidak ada perusahaan dengan nama itu di sini. Biasanya hanya Tiki dan toko kerudung,... Berlangganan untuk lanjutkan membaca. Kami mengemas berita, dengan cerita. Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini PILIHAN TERBAIK Rp Aktif langsung 12 bulan, Rp *Anda hemat -Rp *Dijamin update hingga 52 edisi Majalah Tempo Rp Aktif setiap bulan, batalkan kapan saja *GRATIS untuk bulan pertama jika menggunakan Kartu Kredit Lihat Paket Lainnya Sudah berlangganan? Masuk DisiniDaftar TempoID untuk mendapatkan berita harian via email. Newsletter Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis. Konten Eksklusif Lainnya 11 Juni 2023 4 Juni 2023 28 Mei 2023 21 Mei 2023 Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.
Sabtu 4 Juli 2020. Pengusaha Maya Miranda Ambarsari dilaporkan karena diduga menganiaya rekan bisnisnya. Polisi tak kunjung menuntaskan kasus tersebut. SELEMBAR kertas disodorkan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya kepada Donny Wijaya pada Rabu sore, 10 Juni lalu. Maya Miranda menyempatkan melihat bunga Rafflesia setelah 30 Tahun tak menginjakkan kaki di Bengkulu Foto JAKARTA – Nama lengkapnya adalah Maya Miranda Ambarsari, SH, MIB. Ia dikenal sebagai sosok sociopreneur sukses. Sejumlah perusahaan berhasil dikembangkannya. Bahkan, profilnya sering terpampang di media massa terkenal, seperti Tabloid Bintang, Vemale dan perusahaan yang ia pimpin yakni PT. Indo Multi Niaga, PT. Indo Multi Cipta, PT. Indo Mineral Nusantara dan PT. Indo Mining Kencana. Perusahaan-perusahaan itu bergerak dibidang pertambangan emas dan mineral memiliki jabatan sebagai Presiden Direktur di beberapa perusahannya, Maya Miranda tetap bersahaja dan ramah. Ia pun tak lupa dengan kampung halamannya, Bengkulu. Bahkan, ia saat ini sedang menulis buku berjudul “Bengkulu, I Adore!” yang terjemah bebasnya Bengkulu, Aku Cinta’.Dikutip dari buku itu ditujukan untuk memperkenalkan potensi wisata dan budaya di Bengkulu.“Ini merupakan panggilan hati saya sebagai puteri daerah Bengkulu. Sudah 30 tahun saya tidak ke Bengkulu. Saat ke sini lagi, rupanya tidak banyak yang berubah. Padahal Bengkulu sangat indah dan banyak potensi wisata dan budaya yang tidak kalah dengan daerah lainnya,” cerita Maya Miranda saat dijumpai di Elliotti Residences, Pondok Indah, Jakarta, belum lama Maya, minimnya publikasi dan infrastruktur merupakan salah satu faktor mengapa Bengkulu kurang mendapat perhatian Pemerintah Pusat dan minim kunjungan wisatawan lanjutnya, Bengkulu banyak menyimpan keindahan alam, seni dan budaya yang harus lebih dikenalkan pada masyarakat luas.“Bengkulu itu kaya, ada Festival Tabot yang digelar setiap tahun. Festival ini dihelat masyarakat Bengkulu keluarga keturunan Tabot untuk memperingati wafatnya Imam Hussain. Festival ini sangat unik dan menarik, jadi sayang untuk dilewatkan. Harusnya melalui keindahan budaya ini bisa menarik wisatawan untuk menonton,” ujar pemilik Rumah Belajar Miranda hanya itu, sambung Maya, banyak orang juga tidak tahu Bengkulu memiliki seni kerajinan batik. Namanya Kain Batik Besurek, batiknya sangat cantik dan memiliki nilai berharap keindahan Bengkulu bisa dikenal masyarakat luas bahkan bisa menarik kunjungan & Ambarsari Zukhruf (2021) Penggunaan Instagram Sebagai Media Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Pada Era 4.0. Prosiding Seminar Nasional Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia (SemNas PBSI) - 3. pp. 81-86. ISSN -9 Amelia Farinsza, Irda Maya (2021)JAKARTA, - Biodata, profil dan kekayaan Miranda Ambasari tentu saja membuat banyak orang penasaran. Baca Juga Miranda merupakan wanita yang namanya viral di TikTok karena memiliki anak seorang taruna akpol dengan paras tampan bernama Khalifah Nasif. Baca Juga Meskipun bukan besar dari kalangan selebriti, tapi di dunia usaha pemilik nama lengkap Maya Miranda Ambarsari itu sudah sangat terkenal. Dia disebut-sebut sebagai crazy rich Bengkulu. Biodata, Profil dan Kekayaan Miranda Ambarsari Maya merupakan wanita asli berdarah Maluku dari ibunya. Saat SD hingga SMP dia sekolah di Bengkulu, dan saat kelas tiga SMP dia pindah ke Jakarta karena mengikuti sang ayah yang pindah tugas. Dia juga sempat tinggal lama di Australia. Baca Juga Sejak muda, wanita kelahiran 9 Juli 1973 itu sudah tertarik di dunia bisnis. Bahkan dia dikenal sebagai seorang sociopreneur, womenpreneurs, dan businessonwer yang memiki sejumlah perusahaan. Bisnis yang dijalankannya pun cukup banyak, yakni sebagai Pemilik dan President Director PT. BATAMEC Shipyard galangan kapal, dan juga Pemilik dan President Director PT. Tawu Inti Bati Pabrik pengolahan minyak, salah satu pemilik perusahaan E commerce shopping online, shareholder di Pertambangan Emas PT. Merdeka Copper and Gold Tbk, pemilik guest houses di area-area elit Elliottii, memiliki klinik kecantikan, serta memiliki yayasan untuk kegiatan sosial, yaitu "Rumah Belajar Miranda”. Dikutip dari Kamis 14/72022, menurut Maya kesuksesan yang sudah diraihnya ini sangat tergantung kepada kerja keras, kerja pintar, fokus, kesempatan, dan jaringan yang terbentuk selama seseorang menjalankan kehidupannya. Dia juga sangat bersyukur atas apa yang sudah Tuhan berikan kepadanya. Tak hanya karier yang mulus, rumah tangga yang harmonis bersama Andreas Reza, serta memiliki anak tampan bernama Khalifah Nasif. Rasa syukurnya itu dia tunjukkan lewat beberapa aksi sosial yang dilakukan Maya terutama di tanah kelahirannya di Bengkulu. Belum lama ini Maya membangun Masjid Khalifah SMPN 2 Kota Bengkulu yang berada di halaman SMPN 2 Kota Bengkulu. Masjid itu dibangun di atas lahan dan pendanaan pembangunan bersumber dari donatur utama Maya Miranda Ambarsari selaku alumni SMPN 2 Kota Bengkulu. Masjid tersebut dibangun dalam kurun waktu 10 bulan dengan menghabiskan dana Rp2,3 miliar. Masjid miliknya memiliki kapasitas daya tampung hingga 1000 orang. Editor Endang OktaviyantiFollow Berita Celebrities di Google News Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis tidak terlibat dalam materi konten ini.MayaMiranda Ambarsari. Berita Utama, Seni dan Budaya 30 Oktober 2016. Sociopreneur Ini Akan Ceritakan Kekayaan Bengkulu dalam Buku Barunya. Berita Terkait. Tidak Ada Postingan Lagi. Tidak ada lagi halaman untuk dimuat. Selengkapnya. Berita Populer. JAKARTA - Menjadi seorang sociopreneur adalah pilihan hati Maya. Adalah sebuah suntikan semangat baginya untuk bisa menyediakan lapangan pekerjaan yang luas serta aktif berbagi dalam kegiatan yang memiliki nama lengkap Maya Miranda Ambarsari ini cukup terkenal, terutama di kalangan para pebisnis dan aktivis dalam berbisnis tidak diragukan lagi. Berbagai bidang bisnis digelutinya, mulai dari tambang emas, properti, kecantikan, hinggacatering. Latar belakang sebagai lawyer dan Master di bidang Internasional Bisnis MIB rupanya telah memacu dan menantangnya untuk kuat dalam menjalani bisnis-bisnis dalam berbisnis diimbangi dengan kecintaannya dalam berbagi. Pemilik pertambangan emas PT. Merdeka Copper and Gold Tbk ini memiliki yayasan untuk kegiatan sosial bernama Rumah Belajar Miranda’ RBM.RBM menjadi pusat kegiatan pendidikan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan, salah satunya fasilitas pendidikan untuk para tuna rungu. Saat ini sudah ada sekitar kurang lebih 700 orang yang terlibat kegiatan belajar mengajar di yayasan tersebut.“Aku ingin buka usaha untuk melakukan sesuatu buat orang lain. Jiwa sociopreneur ini terbangun dari kecil di rumah. Kami terbiasa untuk berbagi,” bisa berkelanjutan dalam menjalankan bisnis dan mengurusi yayasannya, Maya mengaku menerapkan gaya kepemimpinan yang menjunjung nilai kekeluargaan. Gaya yang hangat dan bersahabat memang tampak dipancarkan dari dirinya. Sikap santai sekaligus tegas pun terinterpreasi dari pemimpin, Maya merasa wajib menjadi role model dengan memberi contoh yang baik, yang diharapkan berimbas kepada para pekerja di perusahannya. Dalam kepemimpinan, dia mengaku menerapkan empat prinsip leadership yang diajarkan oleh Muhammad Saw, yakni shiddiqbenar, amanah dapat dipercaya, tablig menyampaikan, dan fhatanah cerdas.Sebagai orang yang berdarah suku Jawa dari garis Bapak, Maya juga menerapkan asas-asas kepemimpinan menurut filsafat Asta Brata yang mengharuskan pemimpin mewujudkan sifat-sifat yang dicontohkan oleh delapan anasir alam, yakni api, angin, air, tanah, matahari, bulan, bintang, dan mega.“Misalnya sebagai tanah yang menyuburkan’ masyarakat dan makhluk lainnya atau seperti matahari yang memberikan kesegaran,” ProfileSupel dan adaptif. Nampaknya itulah karakter dari sosok Maya. Tak heran, dia memang telah dididik oleh orang tuanya sejak kecil untuk menjadi seorang yang sudah terbiasa beradaptasi dengan banyak orang. Pasalnya, orang tuanya seringkali berpindah-pindah tempat kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dia juga suka bergaul dengan segala kalangan. “Dari usia 13 tahun sudah hidup mandiri, merantau ke Jakarta. Dan terbiasa beradaptasi dengan lingkungan sekitar,” beradaptasi dengan lingkungan baru tampaknya menjadi modal yang cukup mumpuni bagi Maya dalam menjalani kehidupannya saat ini. Hebatnya, meskipun dikaruniai kemapanan dari segi materi, Maya juga diberi kekayaan hati. Sifat low profile dalam dirinya seakan menjadi kekuatan tersendiri dalam menjalani kehidupan ini adalah tidak boleh sombong. Menurutnya, memang tidak ada yang bisa disombongkan dalam hidup ini.“Dalam bersikap, mau setinggi apapun, jangan sombong. Tujuan hidup adalah intinya aku mati dalam keadaan sudah melakukan sesuatu,” ujarnya. Anak Semata WayangAplikasi kepemimpinan Maya paling tidak terlihat dari caranya dalam mendidik anaknya. Maya memiliki anak semata wayang bernamaMuhammad Khalifah Nasif 15 yang saat ini tengah bersekolah di SMA Taruna Nusantara, Magelang. Di tengah kesibukannya yang sangat padat, peraih penghargaan The Best Indonesian Philanthropy in Education and Social Care’ dari Business Review ini mengaku tidak mengalami kesulitan dalam mengurus anak. Dalam mendidik Khalifah, Maya kerapkali mengajak sang anak untuk melihat dan mempelajari kehidupan. Misalnya, ketika masih berusia 7 tahun, dia membawa sang anak ke berbagai proyek untuk mengajarkan tentang arti perjuangan orang tua.“Lalu, naik kereta, melihat orang-orang kecil, aku bilang ke dia this is a real life. Semua yang kita lihat itulah manusia yang sesungguhnya. Kalaupun toh kita mampu [kaya], tetapi tidak untuk menyakiti orang lain. Orang-orang kecil saja bisa bersyukur, jadi apa yang kita sombongkan?,” melanjutkan, dalam menggapai cita-cita, dia memberikan keleluasaan kepada anaknya. Rupanya Khalifah menginginkan menjadi seorang polisi, meski Maya dan sang suami, Andreas Reza, sesungguhnya memiliki banyak bisnis yang bisa diteruskan oleh sang anak.“Dia pengen jadi polisi. What the hell? Bisnis sebanyak ini! Tapi aku beri kebebasan,” ujarnya sambil tertawa hanya mudah dalam mendidik anak, Maya juga mengaku tidak mengalami kesulitan dalam mengurus suami. Baginya, suami adalah partner bisnis yang sangat setia, dari mulai merintis bisnis hingga saat ini. Adapun, setiap ada agenda bisnis dia dan suami selalu bepergian mengaku memiliki satu visi dengan suaminya. Meskipun dia menjadi kepala di beberapa perusahaan yang dirintis bersama dengan suami, dia tetap menghargai sang suami sebagai kepala keluarga.“Beberapa perusahaan aku yang mengepalai. Tetapi aku enggak merasa lebih tinggi. Dia adalah imam,” NARASUMBERNama Lengkap Maya Miranda AmbarsariTempat Tanggal Lahir Palembang, 9 Juli 1973Pendidikan - Master of International Business, Swinburne University of Technology, Melbourne – Australia 1997—1998- Bachelor of Law, University of Pancasila – Jakarta 1991—1995Kegiatan Bisnis Saat Ini - Owner – Shopping Online- Co-Founder and Shareholder PT. Merdeka Copper and Gold Tbk Gold Mining company - IPO- Owner PT. Tawu Inti Bati Oil Refinery Factory- Owner PT. Tri Tunggal Agung Propertindo Property- Owner PT. Bandara Internasional Bali Utara- Owner Elliottii Residence Exclusive Guest Houses,- Owner of Gorjes Hair Salon & Lounge Wolter Mongonsidi- Founder of Yayasan Rumah Belajar Miranda – RBM
JAKARTA, - Siapakah artis Bollywood terkaya di tahun 2021? Predikat sebagai artis terkaya nomor satu di India rupanya masih diduduki oleh Shah Rukh Khan. Baca Juga Bintang film Kuch Kuch Hota Hai ini, bahkan disebut memiliki kekayaan bersih senilai 750 juta dolar AS atau sekitar Rp 10 triliun. Kendati demikian, ada beberapa artis lain yang juga memiliki pendapatan bersih cukup besar. Pendapatan tersebut tentunya bukan hanya dari pekerjaan mereka sebagai bintang, tetapi juga lewat bisnis serta investasi. Berikut, deretan artis Bollywood terkaya, dikutip dari berbagai sumber 1. Shah Rukh Khan Baca Juga Peringkat pertama artis Bollywood terkaya masih dipegang oleh Shah Rukh Khan dengan penghasilan bersih Rp10 triliun. Dia merupakan salah satu pecinta otomotif dan memiliki cukup banyak koleksi mobil mahal, serta sebuah jet pribadi. Selain film, pria 56 tahun ini juga merupakan seorang pebisnis. Dirinya bahkan memiliki rumah produksi bernama Red Chiles Entertainment dan tim penunggang kuda. 2. Amitabh Bachchan Baca Juga Aktor senior Amitabh Bachchan menduduki peringkat kedua artis Bollywood dengan kekayaan terbesar. Dia bahkan memiliki penghasilan hingga Rp5,6 triliun yang didapat dari karirnya di industri film, sebagai produser, hingga penyanyi. Sama seperti Shah Rukh Khan, dia juga gemar mengoleksi mobil mewah. Di garasinya bahkan ada sedikitnya 11 buah mobil mewah dan satu jet pribadi. 3. Salman Khan Bintang film Bajrangi Bhaijaan ini memiliki kekayaan bersih mencapai Rp3,6 triliun. Salman diketahui memiliki beberapa rumah besar dan mewah, salah satunya di pantai Gloria. Saat berulang tahun yang ke-50, ia bahkan menghadiahkan dirinya sendiri sebuah kapal pesiar. Kapal tersebut bahkan memiliki harga Rp6,3 miliar. Dia juga memiliki pesawat jet pribadi. 4. Akshay Kumar Dijuluki Indian Jackie Chan, Akshay Kumar adalah artis Bollywood dengan penghasilan bersih mencapai Rp3,5 triliun. Tidak hanya dikenal sebagai artis, dia juga dikenal sebagai seniman bela diri. Bintang film Laxmi ini bahkan masuk dalam daftar 10 aktor dengan bayaran tertinggi di India. Follow Berita Celebrities di Google News Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis tidak terlibat dalam materi konten ini..